REAKSI BANGSA INDONESIA
TERHADAP BANGSA EROPA,PERLAWANAN TERHADAP PORTUGIS, DAN VOC
Portugis dan Spanyol tiba di
Maluku,walaupun pemberangkatan pelayaran melalui arah yang berbeda.Portugis ke
arah timur dan Spanyol ke arah barat.Karena bumi itu bulat maka bertemu di satu
titik yaitu Malaku.Untuk peperangan sesama bangsa Eropa maka mereka mengadakan
perjanjian saragosa.Isinya Portugis tetap berada di Maluku
(selatan)sedangkan Spanyol di Philipina (utara).
A.Perlawanan Terhadap Portugis
1. Ternate melawan Portugis
Portugis ingin memaksakan monopoli
perdagangan kepada rakyat Ternate,tentu saja hal itu di tentang rakyat Ternate.Perlawanan
berkobar tahun 1533.Rakyat Maluku bangkit,kerajaan Ternate dan Tidore bersatu,akibatnya Portugis terdesak.Portugis
mendatangkan bantuan dari Malaka di bawah pimpinan Antonio Galvao.Pasukan
bantuan menyerbu beberapa wilayah kerajaan Ternate.Kerajaan Ternate belum
berhasil mengusir Portugis dari Maluku.
Pada tahun 1565,rakyat Ternate
bangkit kembali di bawah pimpinan Sultan Hairun.Portugis terdesak dan kemudian
melakukan tindakan licik.Sultan Hairun di ajak berunding dan kemudian di
bunuh.Peristiwa ini membangkitan kemarahan rakyat Maluku.Perlawanan berkobar
lagi di bawah pimpinan Sultan Baabullah.Pada tahun 1574 benteng Portugis dapat
di rebut oleh raykat Ternate.Dengan demikian rakyat Ternate berhasil
mempertahankan kemerdekaannya dari penjajah Portugis.
2. Aceh melawan Portugis
Sejak Portugis menguasai Malaka tahun
1511,kerajaan aceh merupakan saingannya yang terberat dalam perdagangan.Banyak
pedagang islam yang memindahkan kegiatan dagangnya ke Aceh.Persaingan dagang
Portugis dengan Aceh semakin meruncing,kemudian meningkat menjadi permusuhan.
Raja Aceh yang gigih melawan Portugis
ialah Sultan Iskandar Muda.Permusuhan Aceh dengan portugis berlangsung
terus.Kedua belah pihak saling berusaha untuk menghancurkan,tetapi sama-sama
tidak berhasil.Sampai akhinya Malaka jatuh ke tangan Belanda (VOC) pada tahun
1641.

0 komentar:
Posting Komentar